Rabu, 18 Februari 2009

Bisnis ikan air tawar

Pembesaran Ikan Bawal Air Tawar
30 May, 2007 05:00:00 wirausahacom
Font size: Decrease font Enlarge font

Tak heran jika ikan bawal banyak dipilih pembiak ikan air tawar sebagai produk unggulan. Selain bernilai ekonomis sebagai ikan hias, ikan bawal air tawar (BAT) atau dengan nama latin (Colossoma macropomum Cuvier) juga menjadi santapan yang sering dicari di meja makan. Bahkan permintaan yang besar dari produk ini tak hanya datang dari dalam negeri melainkan juga luar negeri. Sayang tidak terdapat data pasti berapa total permintaan komoditas yang satu ini.

Jika ingin memasuki bisnis ikan BAT ini pada dasarnya pebisnis bisa memilih, apakah ingin menyediakan benih, pembesaran, pemasaran, atau gabungan diantara pilihan tersebut. Pembesaran merupakan salah satu bagian budidaya BAT yang sangat penting mempengaruhi nilai jual produk di pasaran. Secara teori khusus usaha pembesaran, bawal juga tergolong jenis ikan yang tidak ‘rewel’. Tingkat kelangsungan hidup bawal air tawar cukup tinggi, sekitar 90%. Bahkan, ikan ini mampu bertahan hidup dalam kolam yang tingkat kepadatannya tinggi. Pakannya pun tidak rewel sebab hewan berjenis omnivora ini memiliki nafsu makan yang besar.

Memulai bisnis pembesaran ikan bawal bisa dimulai dari skala kecil hingga besar. Untuk memulai usaha setidaknya dibutuhkan kolam sebagaimana ikan air tawar lainnya. Harga benih BAT sendiri tergantung pada ukuran dan juga tren harga pasar yang dipengaruhi permintaan. Biasanya harga benih bawal sepanjang korek gas sekitar Rp150 per ekor.

Dasar kolam sebaiknya ditambahkan kapur tohor maupun dolomit untuk meningkatkan pH tanah, juga dapat untuk membunuh hama maupun patogen yang masih tahan terhadap proses pengeringan. Selain itu, bahan lain diperlukan adalah pupuk kandang (tidak mutlak, karena bawal tetap diberi makanan tambahan).

Pemungutan hasil usaha pembesaran dapat dilakukan setelah ikan bawal dipelihara 4-6 bulan, waktu tersebut ikan bawal telah mencapai ukuran kurang lebih 500 gram/ekor, dengan kepadatan 4 ekor/m 2. Harga BAT bervariasi tinggal melihat jenis ikannya, bawal putih atau bawal tambak. Harga per kilogram bisa mencapai Rp15 ribu. (SH)

Tidak ada komentar: